Welcome Myspace Comments

Dengan ini kuciptakan sebuah persembahan... Semoga kalian suka... Cintai Budaya Membaca

Sabtu, 26 November 2011

Ketulusan


Ketulusan seringkali diidentikkan dengan memberi, mengasihi, atau bahasa kerennya menyayangi. Oyeah, itukan cuma bahasanya. Memberi, mengasihi, atau menyayangi, berarti melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu yang tulus. Yang tulus, atau dianggap tulus? Ah terserahlah apa itu namanya.

Tulus, katanya adalah ikhlas. Katanya. Ku rasa tidak. Aku benci dengan teoritis seperti itu. Aku butuh realitas. Jika tulus itu tak bisa direalitaskan, itu sebuah kewajaran. Wajar, dan tak sedikitpun aku akan memaksa untuk melakukannya. Setidaknya itu lebih baik, daripada muncul jurus teori bayangan. Tulisan ini ditujukan kepada semua orang, kepadamu, kepadanya, kepada mereka, dan terutama pula kepadaku. Bahwa ketulusan secara tulus itu jangan diucapkan, melainkan dilakukan. Karena orang yang tulus tidak pernah mengatakan “Aku tulus”. Orang yang benar-benar tulus tidak akan pernah mengatakan “Aku ikhlas”. Jika kita ingin tulus, lakukanlah, atau jika kita ingin ikhlas, lakukanlah, just do it. Tidak gampang? Memang, tapi itu lebih baik, daripada mengeluarkan jurus teori bayangan.

Setiap orang, tak dipungkiri tentu saja ingin dibilang baik, ingin dinilai mulia. Lalu apakah kita yakin kalau jurus teori bayangan itu keluar, kita benar-benar bisa dinilai mulia? Saya pribadi tidak setuju dengan hal tersebut. Karena melakukan lebih baik daripada teori (dalam hal ini maksudnya). Maka dari itu just do it-lah.

Saya bukan orang yang anti dengan kenegatifan, apalagi sang aktivis kepositifan. Tidak. Secara tidak sadar, barangkali saya juga pernah mengatakan atau megalamai teori bayangan tersebut, maka dari itu, kita belajar bersama, menyadari, dan introspeksi diri. Benar tidak? Jika realitas dan kenyataan diri memang demikian? Hahaha...semoga ini bukan subyektif dari diriku sendiri.
Ketulusan sempurna, takkan pernah ada. Kecuali dariNya. Untuk belajar menjadi tulus, JUST DO IT.

0 komentar:

Posting Komentar